Jumat, 22 Oktober 2021

Jangan-Jangan Kamu Gaslighting ?

 

Jangan-Jangan Kamu Gaslighting ?



Hello guys and girls !!!

    Di tulisan kali ini aku mau ngebahas topik yang lagi hangat-hangatnya nih, terutama bagi para pecinta K-drama. Ini tentang skandal yang menyeret nama aktor sejuta umat yang sekarang bisa dibilang lagi naik daun, “KSH”. Aktor ini kena skandal setelah seorang perempuan yang mengaku sebagai mantannya menulis sebuah cerita yang menurut aku cukup membuat fans si aktor kecewa banget. Gimana engga, aktor ini punya image yang baik, dia dikenal sebagai aktor yang nice, respectful, bahkan karakter dia aja di drama korea selalu jadi lelaki idaman. Nah ini seakan berbanding terbalik sama cerita yang diposting oleh mantannya di Nate-Pann yang memberikan kesan kalau si aktor ini orang yang egois banget.

    Jadi singkatnya tulisan yang diposting pada Oktober 2021 itu menceritakan bahwa si penulis ini pernah berpacaran sama si aktor K di tahun 2020. Hubungan mereka layaknya pacaran di negara luar ya, mereka udah sering berhubungan badan. Tapi, si cewek ini selalu mengkonsumsi obat untuk mencegah kehamilan, ya kaya pil KB kali ya kalau disini. Suatu ketika, si cewek ngga enak badan jadi ngga konsumsi obat itu, terus karena gaya berpacaran seperti itu ya kita tau lah ujungnya gimana, yap si cewek hamil. Si aktor ternyata ngga siap punya baby, diapun menyarankan si cewek untuk aborsi. Si aktor meyakinkan si cewek kalau mereka ngga siap punya anak, dan akan banyak kerugian dari segi materi kalau mereka mempertahankan bayi itu. Akhirnya si cewek nurut, fyi di Korea Selatan kehamilan sebelum 14 minggu masih legal untuk digugurkan. Setelah mengaborsi bayinya, ehh pada Juli 2021 aktor K minta putus.

    Hal pertama yang muncul di pikiranku ketika baca berita ini adalah gimana kondisi mental cewek ini. Gimana dia bisa survive dengan tekanan yang dia dapat selama bersama si aktor, ditambah lagi dia ngga dapet pengakuan. Pas pacaran dia harus rela konsumsi obat, terus ketika ternyata hamil, dia diminta aborsi, dia juga harus menyembunyikan identitasnya sebagai pacar si aktor, terus diputusin. Si cewek masih hidup aja itu udah luar biasa banget, apalagi dia bisa bercerita pengalaman kaya gitu. Oiya dalam postingannya si cewek sempat menyebutkan bahwa kata dokter kondisi kandungannya lemah, jadi kalau aborsi dia kemungkinan sulit punya anak lagi. And she took the risk for this man, biar si aktor tetep bisa populer, dan biar hubungan mereka tetap baik-baik aja. Okelah, ngga adil kalau kita blaming sepenuhnya ke si aktor, let say hubungan seperti ini adalah kesepakatan mereka berdua. But, when he can't see the worth inside his girlfriend, when he easily asking for something yang hanya menguntungkan dirinya, yet nyawa si cewek malah dipertaruhkan. Ini sih yang jadi fokus aku, karena ternyata masih ada aja orang yang nyalahin si cewek ini.

    Beberapa netizen yang kontra sama si cewek memakai alasan bahwa semua yang dia alami itu udah merupakan kesepakatan dia dan si aktor, jadi ngga adil kalau nyalahin si aktor sepenuhnya. Ada juga yang ngerespon dengan bilang si cewek melakukan Malicious Distribution, atau menggunakan teknologi untuk menyebarkan konten yang bertujuan merusak reputasi seseorang, dalam kasus ini si aktor K. Aku kurang setuju sih kalau si cewek ini dianggap berusaha merusak reputasi aktor K, karena dari awal dia ngga pernah kasih clue mengenai siapa aktor K ini. Kenapa pada akhirnya bisa merujuk ke pemeran drama Hometown Cha-Cha-Cha? Ini awalnya asumsi yang diutarakan sama seorang reporter, dan sampai pada akhirnya aktor “KSH” ini mengakui sendiri kalau itu memang dirinya. Aku paham sih pasti pengakuan itu mengecewakan fans nya “KSH”, tapi setidaknya ini lebih baik daripada dia ngga ngaku, dan semakin egois lah dirinya, ya walaupun kita ngga ada yang tau pada akhirnya. Menurutku, tujuan cewek ini hanya berusaha speak up tentang pengalaman dia, dan sebagai seorang individu dia punya hak untuk nulis apapun selama itu bukan hoax.

    Dari berbagai respon netizen yang udah aku baca, sangat disayangkan banyak orang yang ngga bisa berempati sama orang lain. Sebenarnya banyak faktor sih, tapi yang paling aku ngga ngerti kebanyakan faktornya hanya karena mereka adalah penggemar si aktor. Seolah mereka tidak terima karena isu ini ada pada saat si aktor lagi di puncak karir. Ya masa kecintaan kalian pada seseorang membuat kalian menutup mata dan perasaan kalian sih? Parahnya lagi sebagian besar netizen yang tidak bisa berempati ke masalah ini justru dari kaum perempuan. Sebagai sesama cewek kenapa sih kita sulit untuk berempati? Harusnya kan kita lebih mengerti posisinya, kita lebih mengerti perasaanya. Ngga sedikit bahkan yang menyalahkan si cewek karena udah membuat si aktor kehilangan banyak tawaran shooting karena postingan dia. Sadar atau engga respon seperti ini adalah bentuk gaslighting.

    Gaslighting adalah bentuk manipulasi perasaan yang dilakukan seseorang agar si korban merasa dirinya-lah yang jadi sumber masalah. Gaslighting bikin seseorang kehilangan kepercayaan diri, bahkan korban sampe ngga bisa bedain salah dan benar lagi. Dari kasus ini si cewek kan hanya ingin bercerita pengalaman dia dan ini bukan hoax juga, tapi netizen banyak yang justru nyalahin dia. Si cewek bahkan sempat nulis lagi dan dia bilang mau ngehapus postingannya karena udah berdampak buruk ke aktor “KSH” ini. Hayo buat kalian yang merasa udah membuat komentar negatif terhadap si cewek, sadar ngga kalian udah gaslighting ke cewek ini? 

    Kadang kita sulit mengidentifikasi perilaku kita sendiri, karena adanya kebebasan berpendapat. Tapi kebebasan ini bikin kita lupa sama empati, yang harusnya kita dahulukan. Contoh waktu ada kasus pelecehan seksual, orang-orang yang suka gaslighting biasanya nyalahin pakaian korban yang dianggap terlalu terbuka, padahal jelas-jelas yang salah ya pelaku pelecehan. Ini hanya contoh kasus aja, mungkin di kehidupan pribadi secara ngga sadar kita sering gaslighting ke orang sekitar, bisa keluarga, teman, atau pasangan. Ada baiknya kita banyak cari tau tentang how we should react to something, banyak cari tau juga tentang perilaku-perilaku yang berdampak ke psikologis, biar kita seenggaknya tidak melakukan hal-hal yang justru menambah beban korban yang bisa jadi ada di sekitar kita.  Oke, sekian dulu tulisan kali ini, biar bisa sama-sama belajar kalian boleh kok tulis pendapat di kolom komentar. Thank you!

Annie.

 

 

 

Tidak ada komentar:

Posting Komentar

Monolog Kusut

  Surabaya, 15 November 2023 Aku termenung, seperti malam-malam sebelumnya. Hanya kali ini disertai gerimis yang membosankan. Hujan mulai me...